Minggu, 17 Maret 2019

Isi kepala ku

Dan namamu, selalu menjadi yang terbaik di antara bait rindu.
Tuhan, sebenarnya ia akan menjadi milik siapa?
Sebegitu hebatkah dirimu?
Aku takut setiap rengekan rindu ini bisa memisahkan kita berdua.
Aku takut kamu risih lalu tidak memperdulikan aku lagi

Apa kamu perduli ketika aku menangis?
Aku yakin kamu tidak merasakan apa yang aku rasakan, aku yakin tidak

kamu tahu, kamu seperti oksigen yang selalu aku butuhkan untuk tetap bisa hidup
sepenting itu kamu.

Mencintai bukan sekedar perasaan, lebih dari sekedar itu,
saling mengenal dan saling memahami
Perihal mencintai lebih dari sekedar aku dengan kamu.

Walau begini jalan nya aku sangat berharap dan berusaha untuk tetap bisa tinggal
di dalam hati kecil mu.

"Semoga kamu membacanya"

2 komentar:

  1. Aku sudah membacanya.
    Sesungguhnya dia milik sang pencipta dan orang tuanya.

    Hidup jgn banyak rasa takut, perbanyaklah tahajud. Insha allah ketakutanmu akan luput.
    Tentu aku perduli, jika tidak mengapa aku bertahan.
    Itu menurutmu, sejujurnya aku merasakan apa yg kau rasa.yaa walau tak semua aku rasakan..

    kamu seperti karbon dioksida, dan aku tanamannya. Kau tau maksudku.
    Saling berusaha,dan menjaga kepercayaan serta melengkapi kekurangan. Kau dan aku akan menjadi Kita saat dipeminangan.

    Cekileeee witttwiiiieew bahaha

    BalasHapus