Aku bahkan tidak pernah bisa melepaskan dia dari setiap
bayang, perhatian kecil dan segala tentang nya. Aku seperti seseorang yang
keliru akan semua ini, seseorang yang sedang mencari jalan namun tak pernah
bertemu jalan keluar nya.
Kamu, hanya kamu yang mengerti inginku, kamu yang tiba-tiba
menghilang dan bahagia bersama pilihan mu yang lain, yang tanpa aku tahu kamu
pergi karena kesalahan ku yang mana.
Aku rindu, rindu sekali akan semua waktu yang pernah
berjalan beriringan dengan kita, waktu yang pernah sengaja membuat kita merasa
saling membutuhkan satu sama lain, namun aku juga tidak ingin berlarut dalam
kemalanganku seperti ini.
Seandainya saja ada alat yang bisa memutar waktu baik ku
dengan mu, ingin kugunakan barang sehari saja, khayal ku terlalu tinggi lagi.
Kau tahu, aku seperti ini karena harapku yang penuh untukmu
yang dahulu pernah ada, ia muncul kembali bersama dengan segala kecemasan dalam
fikiran ku, kau bahagia atau tidak sekarang yang tanpa aku?, apakah kau sama
mencariku dan rindu padaku?
Jika saja dahulu kita tidak membuat komitmen untuk berdua
dan menjalani hubungan seserius itu bisa saja hari ini aku tidak mengingat mu
dan tidak merasakan bagaimana sakitnya menahan rindu sendirian.
Maaf jika di tulisan ini aku terlalu berlebihan dalam
menjelaskan perasaanku, tapi kamu tahukan aku paling tidak bisa menahan
keresahan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar