Sabtu, 25 Mei 2019

Pernah


Aku bahkan tidak pernah bisa melepaskan dia dari setiap bayang, perhatian kecil dan segala tentang nya. Aku seperti seseorang yang keliru akan semua ini, seseorang yang sedang mencari jalan namun tak pernah bertemu jalan keluar nya.

Kamu, hanya kamu yang mengerti inginku, kamu yang tiba-tiba menghilang dan bahagia bersama pilihan mu yang lain, yang tanpa aku tahu kamu pergi karena kesalahan ku yang mana.
Aku rindu, rindu sekali akan semua waktu yang pernah berjalan beriringan dengan kita, waktu yang pernah sengaja membuat kita merasa saling membutuhkan satu sama lain, namun aku juga tidak ingin berlarut dalam kemalanganku seperti ini.

Seandainya saja ada alat yang bisa memutar waktu baik ku dengan mu, ingin kugunakan barang sehari saja, khayal ku terlalu tinggi lagi.
Kau tahu, aku seperti ini karena harapku yang penuh untukmu yang dahulu pernah ada, ia muncul kembali bersama dengan segala kecemasan dalam fikiran ku, kau bahagia atau tidak sekarang yang tanpa aku?, apakah kau sama mencariku dan rindu padaku?

Jika saja dahulu kita tidak membuat komitmen untuk berdua dan menjalani hubungan seserius itu bisa saja hari ini aku tidak mengingat mu dan tidak merasakan bagaimana sakitnya menahan rindu sendirian.

Maaf jika di tulisan ini aku terlalu berlebihan dalam menjelaskan perasaanku, tapi kamu tahukan aku paling tidak bisa menahan keresahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar